PROFIL DESA LINGSIR

                                                               Desa Lingsir merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kalimantan Selatan. Desa ini merupakan hasil pemekaran dari Desa Kaladan (yang sekarang menjadi Kelurahan Batu Piring). Keberadaan Desa Lingsir sudah ada sejak tahun 1930-an, namun pada awalnya lokasi pemukiman berada di Lingsir Bawah (yang sekarang menjadi area perkebunan karet dan berbatasan dengan Desa Halubau/Ambuyang). Kemudian masyarakat berpindah ke Lingsir Atas hingga sekarang. Perpindahan tersebut terjadi pada tahun 1940-an, saat dibangun masjid di Lingsir Atas oleh salah satu warga yang mewakafkan tanahnya. Karena ingin dekat dengan tempat ibadah, masyarakat kemudian berbondong-bondong pindah ke wilayah tersebut. BATAS WILAYAH Sebelah Utara: Desa Bungin S...

Pais Waluh/Labu Kuning

 Pais Waluh/Labu Kuning 

Pais waluh atau dikenal juga dengan nama naga sari labu kuning,Kue khas kalimantan Selatan ini sering dijumpai di acara-acara hajatan diwarung-warung dan dipasar-pasar wadai,Jajanan tradisional ini sudah ada sejak dulu bisa dikatakan warisan nenek moyang.

Resip dan cara mengolah waluh atau labu kuning ini menjadi pais waluh atau naga sari labu kuning di setiap daerah itu hampir sama.

Untuk membuat pais waluh ini yang perlu diperhatikan yaitu jenis waluh yang digunakan harus waluh yang sudah tua,karena ini juga mempengaruhi dari segi rasa dan aruma dan warna dari pais waluh ini nantinya.

Untuk daun pisang agar nantinya mudah dibentuk tidak mudah subek yaitu setelah kita dapatkan sebaiknya di jemur dulu atau dipanskan diatas api. 


Cara membuat pais waluh sederhan

Bahan 

1. 600 grm waluh/labu kuning . 2. 300 grm tepung beras. 3. 200 grm gula pasir atau sesuai selera  4. 100 sampai 200 grm kelapa parut atau sesuai selera. 5. garam secukupnya. 6. 1 sachet vanili 7. Daun pisang secukupnya  







Cara membuatnya

  1. Kukus waluh yang sudah dipotong-potong dan dicuci bersih hingga labu menjadi lembik.

  2. Campur tepung beras dan parutan kelapa kedalam wadah yang besar atau baskom aduk-aduk      menggunakan tangan  agar tercampur rata dan tidak ada yang menggumpal.

  3. Kemudian masukan gula pasir garam secukupnya dan juga vanili kemudian aduk kembali hingga  rata kemudian rasakan sedikit kira-kira apa yang kurang sehingga kita dapat menambahkanya agar rasanya sesuai yang kita inginkan.

  4. Setelah semua tercampur rata kemudian masukan waluh yang sudah dikukus yang masih hangat      kedalam adonan aduk hingga rata kalau adonannya sudah pas tidak perlulagi dicampur dengan air hangat karena labu sudah banayak mengandung air

  5. Langkah terakhir siapkan daun pisang yang dipotong sedang kemudian masukan adonan dengan  sendok isi sesuai selera kemudian bungkus dengan melipat kedua sisinya lakukan sehingga adonan habis, Kemudian kukus dengan cara berdiri kurang lebih 40 menit dengan api sedang hingga matang.  6. Angkat dan hidangkan dipiring saji.

  Selamat mencoba.





                                          


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

PROFIL DESA LINGSIR

Resep Tempoyak Binjai sederhana

Baariyan